Sabtu, 24 Oktober 2009

STUCK


Suatu hubungan tanpa korelasi dan timbal balik adalah hal yang menjemukan. Jenuh, penuh tanda tanya yang mana tidak ada satupun hal yang menarik di situ. Apakah siap menghadapinya. Well, janji-janji palsu pertama kali terucap adalah, iya. Namun, seiring berjalannya waktu, segala sesuatu nampak membosankan dan menyebalkan. Apa yang semustinya di lakukan? atau DIA lakukan?. NOTHING. Iya, NOTHING. Karena berjalan dengan sendiri dan sendiri. AKU dan DIA sendiri. Tidak ada satu ikatan korelasi atau relevansi yang saling terkait. Loh, justru enak toh?. Tentu tidak untuk sebagaian perempuan. Mengapa?, karena sebagian dari perempuan tidak butuh waktu untuk merunutkan, menjabarkan, meninakbobokan atas sesuatu yang sedang berjalan. Kenapa di luar sana ada perempuan 'lain' yang lebih tegar, sabar dan ikhlas melakukan perbuatan 'sukarela' tersebut?. Setiap pribadi dan individu berbeda, tergantung jalan hidup masing-masing. Jika perempuan bermain sebagai gunung es. Jangan sembarangan, tidak adil memang. Namun, mereka bisa lebih angkuh dari gunung es. Ketika ego perlahan demi perlahan bertekuk lutut terhadap suatu objek yang bernama 'kesan pertama', mungkin mulut akan bullshit jadinya. Sesal yang di rasakan, mengapa sekarang terpaksa TERJEBAK dengan kesan yang telah di bangun oleh objek yang bernama kopi darat?. Apa semua relevansi, korelasi ini terjadi karena bullshit semata?. Atau sebagai manis-pahit perjalanan hidup?. Dengan getir sekarang perasaan ini tumbuh berkembang. Ketika mungkin tidak ada lagi pemanis kata-kata. Ketika egois sangat menang saat ini, tidak peduli untuk menjadi dewasa. Karena AKU masa bodoh dan senang melakukannya. Adakah satu titik kesalahan dan ucapan yang pernah terucap?. Oh tidak, tentu tidak. Karena sampai detik ini pun mungkin DIA tidak peduli?. Untuk apa sukarela memahami tanpa suatu korelasi?. Bukan saya yang mau NAMUN perasaan ini yang mau sukarela.


Pertanyaan terus berdatangan didalam diri ini, mau apa? kemana akan di bawa?. Setelah beberapa kali menyalahkan diri sendiri, pada akhirnya selalu begitu. Namun, sudahlah, berhenti sajalah menyalahkan diri sendiri, untuk apa?. Omong kosong semua perasaan meledak-ledak karena hanya nafsu pada awal cerita. Lucu, keadaan terbalik. Ketika IA memulai sesuatu dengan ceria, mencacatkan kesan CALMDOWN yang alami. Kini, bak menelan ludah sendiri, keadaan terbalik. SIAL, siapa yang pintar di sini? AKU atau DIA?. Apakah ini jebakan konyol yang tercipta dengan sengaja?. Ataukah AKU yang gagal?. Jadi, setelah terjadi, AKU merasa lelah dan capek untuk being nicely. Aku rasa sudah cukup, cukup sudah. Walaupun di hati berkata lain, lain di mata. Air mata mulai mengambil peran, sukses memerkosa tanggul yang sudah di bangun dengan kokoh. Namun, sebelum menangis secara gampangan. Ada satu dan dua hal yang begitu sesak dirasa. Siapa yang menarik dan tertarik?. Siapa yang gagal dan berhasil?. Dearest GOD, bagaimana jika AKU sudah tidak kuat lagi?. Aku tau ini hanya secuil masalah manusia yang tidak ada artinya jika dibandingkan dengan derita dunia yang sesungguhnya. Namun, derita yang menurutku menyakitkan adalah, hati dan perasaan. Nggak ada kan yang mau makan 'hati'. Karena itu menyakitkan. Tunggu, atau AKU yang terlalu melebih-lebihkan saja, mungkin?. Bodoh memang, kadang sesuatu yang dilebih-lebihkan membuat orang tersebut besar kepala dan merasa yakin. Padahal, itu hanya sekedar pelampiasan yang cukup melegakan. Cara lain yang lebih 'manis' selain menangis. Tapi, sungguh, Aku tidak, mungkin, kuat lagi. Oke, AKU merasa STUCK. STUCK yang tercipta secara natural.




Well, I'm done... good bye my dear....
But what if being nice always 'ghost' me all the time?.
Being nice jika tergantung waktu memang menyenangkan, entahlah beri AKU berfikir untuk itu semua....

Jumat, 02 Oktober 2009

Oke, lets do it !


Jika gw harus belajar mengerti, memahami, mengalah, sabar menghadapi orang lain. Oke, gw akan mencoba ikhlas melakukannya, ikhlas semata-mata karena Allah. Ketika hampir menyerah dgn emosi dan nafsu, gw selalu inget lg tujuan dan fokus utamanya ; ikhlas karena Allah. Yes, i will do it because i love..

pic : polyvore.com

Selasa, 09 Juni 2009

penelepon gelap

Hhhhhhh................

Entah kenapa di dunia ini ada jenis orang2 yang WTF (what the fuk) macem penelepon gelap alias iseng. Saya mengkategorikan orang2 ini jenis 'alay-alay'. Sudah beberapa kali ini kejadian sama saya gara2 no saya tanpa sopan di konfirmasi ulang mau di credit title apa nga di majalah. Jadi gara2nya waktu itu saya kirim karya ke salah satu majalah ABG di Jakarta, then, saya bermaksud mencantumkan no hp untuk kalo2 (GR) ada yang berminat ngasih job karena melihat hasil karya saya di majalah tersebut. Apa yang dinyana?, ternyata suatu hari saya dibuat bingung oleh miskol2 WTF yang saya sendiri ga tau orang2 ini tau dari mana no saya?.

catatan : gara2 ini saya sudah 3, 4x ganti no hp karena saya termasuk orang yang menomorsatukan privacy.

Lalu saya mikir, kenapa gw di miskol2 gene sih?apa gw masuk teve?.halahhh....................
Ternyata besoknya temen saya bilang kalo karya saya masuk di majalah ABG tersebut beserta foto dan no. HP SAYA!!!!!, tadinya saya pikir ga masalah, tapi lama-lama kok ya ngeselin ya?. Sangking betenya pernah salah satu pe-miskol itu saya telepon balik dan tanya ini dari siapa?. dan waks! ternyata orang2 ini ada yang dari kalimantan, gresik, whatevs!, wow!....great? nah, not really, instantly famous? yes!...But in annoying ways, please dont mess up with my ponsel, because ponsel, for me need highly priviledge of privacy dear...
Malah ada yang lebih GILA lagi, waktu itu ada cwek dari mana gw lupa, minta kenalan trus pura2nya dia kenal gw getoh; " masa amel lupa ma Quw siy? kita kawan lama loh"...... and i say WHAT THE FUK lady, mau kawan lama (ketauan dr bahasanya ini pasti orang daerah) mau bukan gw gw kenal lo kaleee..... masalah2 fuk kaya gini bikin saya emosi berat. Bukan apa-apa mungkin menurut saya, tapi, buat saya pribadi kalo sudah ada orang orang yang ga saya kenal coba-coba miskol, sms or what the hell...itu sudah mengusik kehidupan privat saya secara langsung. Then, saya melayangkan email protes ke majalah ABG tersebut dengan menggarisbawahi majalah tersebut tanpa pamit menyebarluaskan no. hp saya tanpa izin, lalu well mereka minta maaf. Tapi teteup abis itu saya langsung ganti nomer. Setelah ganti, saya iseng liat2 apa ada WTF person lagi ga kira2 yang masih miskol2. Then ternyata masih ada yang suka sms. Hahaha....tolol!, ngapain juga? wong nomernya udah saya gunting2.

Sekarang kejadian lagi sama saya, gara2 no. itu terpampang lagi di majalah tersebut. Ini majalah emang bikin saya sial terus, entah karena gaya mereka yang ga sopan main cantumin no tanpa persetujuan ataw konfirmasi saya terlebih dahulu. Tapi yang ini ga papa kok, tapi teteup ada penelepon iseng yang miskol2 dan begitu saya sms (saya kira ini pembeli) taunya ujungnya dia minta kenalan, curhat pula (holly crap), maksa nelpon2. then, saya puter otak gimana caranya supaya WTF ini bisa kapok ngisengin saya. Oke, jadi caranya gini, setelah ngutak-ik hp, akhirnya saya bikin list orang2 yang teleponnya bisa masuk ke hp saya. List itu adalah tentunya keluarga dan klien penting, selain itu silahkan jengkel karena akan terkirim nada sibuk. Well, guess what? alhamdullilah it works!, orang iseng tadi udah kapok miskol2 saya, dan karena sms2 dia ga saya bales alias cuekin akhirnya dia capek sendiri kali ya?. Adik saya lebih parah lagi, jadi dia pernah ngalamin begini, ada orang salah sambung, pura2nya, nelpon dia, tapi ini orang ngotot ga percaya dan miskol2. Walhasil adik saya sms makian pake bhs inggris dan tebak? akhirnya itu orang ga miskol2 or sms lagi!!... WAHAHAHA........ saya yang bercanda sama adik begini ; " wah, berarti alay itu, buktinya begitu lu hajar pake bhs inggris dia ga bales kan?. dia nga ngerti berarti".

Well, saya masih heran kenapa ya kok ada orang yang nyantumin alamat, no hp, rumah lengkap di facebook. Apa mereka ga mikir kalo kemungkinan cyber crime pasti ada?. Namanya juga orang iseng, saya bilang orang2 iseng ini WHAT THE FUK, mau penting ga penting kek, teteup aja mereka bakal ngisengin orang2 yang lalai majang no. hp mereka di media, seperti saya. Well, whatevs!
Eh, tapi ibu saya malah aneh lagi bilang gini; "jangan judes ah, siapa tau itu cowok yang mau kenalan sama kamu tapi malu2"... halahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh........................... no mommy u wrong! gentlemen would not do it that way, trust me!, dan saya mungkin ngga akan appreciate pendekatan alay macem gini, karena bisa terlihat dong dari 'kualitas' caranya, iya khan?.

Kamis, 04 Juni 2009

kecewa

hhh.......... kemarin saya menerima komplein dari seseorang 'antah berantah' karena sesuatu hal yang kurang sesuai dengan kemauannya yang sangat2 detail. Tentu saya sangat terbuka terhadap kritikan untuk kemajuan di masa depan. Tapi ya yang ini sangat frontal sekali, saya bak di tempeleng bolak-ik. Rasa-rasanya seperti di putusin cinta. Sakit. Well, saya harus deal dengan semua itu kan?, sungguh tolol dan egois sekali jika saya membela diri dengan alasan yang tolol seperti para pejabat2 kalo ngeles.

Oke, sorry my dear... cukup segitu aja lah, ga usah lebai gimana. Tapi begitu di' tempeleng' dengan kata2 yang frontal, mendadak saya langsung introspeksi dan inspeksi bagaimana dengan yang lain. Alhamdullilah ma dear, orang2 tersebut cukup enjoy dengan pelayanan saya. Mungkin karena yang satu ini bule jadi mind oriented nya berbeda. Well, bukan saya yang punya bengkel. Kalo saya yang punya saya bisa seenaknya merintah2, ngomel2i or WTF! but.... saya bukan tipe yang begitu ma dear....