Jumat, 15 November 2013

Invest money invest future

Invest Money, yes?!.... setelah postingan saya mengenai barang-barang yg menjadi cikal bakal investasi ada : BlackBerry dan emas. YES, alhamdulillah saya akhirnya akftif berjualan lagi di BB. Setelah memantapkan hati untuk tetap membeli BB dan menghiraukan produk-produk android, yes saya fokus ke satu merek itu. Ga peduli deh mau BB lemot atau apa kek dan info terakhir tulisan ini dibuat, saya dibuat terkejut dengan 'isu' yang bukan isapan jempol semata kalau, Android for BBM sudah launcing? whaaaaaaat???.... kecewa sih tapi saya gak menyesal sudahy membeli BB, toh, faktanya pengguna BB di Indonesia jauh lebih banyak dan masih populer kok. BB tidak akan sebodoh itu menjual fitur andalan mereka ke pesaing terberat mereka, pastinya ada poin-poin tertentu yang tidak semulus jalan tol berhasil, kecuali mungkin BBM for Iphone, ya sejauh ini teman-teman saya yang sudah memakai fitur ini, mulus-mulus aja, ya maklum lah namanya juga Iphone, udah mahal masa gagal?. Tapi saya sm sekali gag tertarik membeli Iphone. Anyway, kembali ke jualan. Alhamdulilah, saya sudah aktif jualan lagi di BB dan berusaha berani main target setelah yg sebelumnya woles woles saja, hehehe....... target sudah ada tinggal digencarin lagi aja nih, mudah-mudahan semua bisnis saya berjalan mulussss, amin YA ALLAH... bumil tetap semangat... ^^

Sabtu, 13 Juli 2013

Today Economic

"Halo permisa, apa kabarnya? bagaimanakah kabar isi dompet anda hari ini"?...

Itu pertanyaan mengenai keuangan yang, mungkin, selalu ditanyakan kepada anda sendiri di tanggal pertengahan bulan. Yak, buat orang yang memiliki pekerjaan bagus dengan gaji bagus (baca : gaji gede) tentunya di tengah bulan gini gak ada masalah. Masih punya 'duit recehan' buat beli kopi Starbucks atau nge-donat di JCo atau belanja-belanji di Metro, Zara dan kawan-kawannya. Tapi........buat saya, pribadi, seorang perempewi bow, menabung dan mengirit adalah suatu hal yang sangat sulit dilakukan. Sudah dijadwalkan dan di budget-in nih pengeluaran bulan ini, tapi teteup aja bablassssssssssss angine.... Kalo ke mall, niat cuma nemenin ipar belanja atau suami, pasti deh ini mata bawaanya kepingin beli sesuatu yang sebenernya gag butuh tapi butuh, well, itulah wanita. Tapi, di balik itu semua, walaupu gaji saya sebagai pendidik tidaklah gede, maka dari itu dari sekarang saya haruslah mencari peluang lain untuk mencari penghasilan keuangan diluar pekerjaan. Maka dari itulah saya kudu muter ide kreatif harus bagaimana. Saat ini sih saya berjualan baju di tempat kerja dan ingin merambah bisnis lain yang berhubungan dengan pendidikan. 

Ironisnya, ketika saya blogwalking ke beberapa 'fashion blogger' yang snob, mereka hebat yah masih bisa spending uang untuk beli sepatu brand, ngemil di resto, hang out minum kopi, paling 'recehan' makanan ala mereka mungkin Starbucks. Eitsssssssssssss............ bukannya saya jelaous yeh, tapi kalo di pikir, mungkin mereka menabung dan mungkin strategi keuangan mereka lebih 'keren' dari saya. Tapi, dari dulu saya paling 'anti' ketika jalan sama temen-temen ngemilnya di Starbucks, makan Pancake yang gag sama sekali bikin kenyang. Saya paling anti menghamburkan uang untuk makan-makan begituan. Mau makan? ya makan yang kenyang, makanlah nasi. Jadi bisa di itung saya berapa kali ngopi di Starbucks, JCo, duh jadi pengen hang out sama temen-temen deket saya nih. Iyah, semenjak menikah, 'wilayah' pergaulan saya jadi terbatas. Saya jadi jarang sekali hang out sama mereka. Karena saya harus belajar menghemat dari sekarang, apalagi saya mau punya anak.. :)  jadi otomatis saya harus gencar mencari tambahan untuk saya dan bantu-bantu suami dikit, walaupun dia gag minta sih.... karena saya akan fokus mengurus anak ketika anak saya lahir nanti.. Momok banget kan buat perempewi yang kerja dan harus berhenti kerja karena mengurus anak. Dilema, pasti gabut banget di rumah gag ngapa"in... tapi saya gag mau begitu, makanya dari sekarang sudah harus memutar penghasilan alias investasi di bidang-bidang yang saya kuasai, Bismillah...mudah-mudahan sukses yah bisnis saya, amin.. gag yang muluk-muluk deh, yang penting bisa membiayai kehidupan keluarga kecilku ini.... :)

Maka dari itu, pernyataan judul blog ini sangatlag relevan dengan keadaan ekonomi sekarang. BBM baru saja naik, harga" bahan makanan naik juga, hadeeeeeeeeeeeh.....ongkos pulang-pergi sekolah juga bener-bener naik walaupun cuma 1000! otomatis itu akan menaikkan perhitungan pengeluaran, harusnya sih saya naik gaji, tapi kita gag bisa berharap banyak dari institusi karena semua itu menjadi keputusan besar yayasan, wah, males dah demo gara" hal beginian, yang penting di situasi apapun kita harus pintar membuat rancangan plan A dan B. Intinya, kenapa orang-orang Jepang yang biaya hidupnya super mahal mereka bisa survive. Karena di hari kerja mereka berangkat kerja naik kereta, transportasi umum yang ciamik dan memadai. Dan baru keluar membawa mobil pribadi ketika weekend. Pelan-pelan budaya 'ngirit' ini merambah di beberapa tetangga saya. Dan sekarang, harga ongkos kereta jadi murah anjlok dari 8000 menjadi 4000 dan sekitarnya. Mulai dari awal perjalanan yang nyaman tiba" sekarang dengan penurunan ongkos yang anjlok, mulai dari abang" musti penuh-penuhan sama orang kantoran yang sudah dandan kece ke kantor. Dimana letak kenyamanannya permisa?....wkwkwkwkwk...........sudah pasti ini masalah baru, di satu sisi tarif kereta turun dan jadi lebih terjangkau buat siapa aja, tapi di sisi lain menimbulkan hilangnya 'ekslusifitas' pihak lain. Kalo saya sih gag naik kereta tapi masih naik angkot. Alhamdulillahnya tempat kerja saya gag jauh dari rumah. Kadang saya berfikir, gimana kabar orang" yang kerja di Sudirman yah? mereka naik apa ke kantor? dan mereka makan siang sama apa?. Secara geto lokh daerah sana kan gag ada jajanan murah tapiiiiiiiiiiiiii mungkin ada kantin kali yeeeeeeee...........

Dulu ketika saya ngajar bimbel, saya merasakan sekali sebagai 'orang pas-pasan'. Dengan bayaran 40-45rb per jam. Saya rumah di Ciledug, berjuang mati-matian mengajar ke Simatupang, Jagakarsa, Lenteng Agung (yang paling jauh, sampai saya di damprat supervisor gara"  telat datang ngajar hari pertama dan kesasar, HAHA!) Dan saya kalo siang harus cari makan yang harganya 10.000 paling mahal 12.000! gag bisa lebih dari itu. Makanya dulu saya kere sampe beli pulsa cuma mampu 10rb ajah, padahal malah justru boros ya?. Disitulah saya menyadari perbedaan dunia yang saya jalani. Di rumah saya 'manja' serba di sediakan. Nah ketika keluar, saya benar-benar kere'. Luar biasa, pernah suatu malam ketika saya pulang kerja dan bermacet ria, pulang ke arah Blok M, lewat counter Pizza Hut. Dibalik jendela bis saya cuma bisa miris menahan lapar dan melihat pemandangan orang-orang yang sedang makan pizza. Ya Alllah, gw udah kayak gadis penjual korek api yang kelaparan di tengah badai salju, wkwkwkwk.......Tapi itulah perjuangan hidup, saya bersyukur menjadi orang yang pernah merasakan itu semua. Mulai dari tahun-tahun sebelum saya ngajar, saya pernah berjualan sepatu dengan membawa 1 tas isi sepatu nawarin ke kantor temen, nyampe sana, CUMA DI LIAT-LIAT, CUMA DIPEGANG" doang!.... tapi disitulah saya belajar strategi dari orang tua saya. Tidak lelah menjalani itu semua, sampai sekarang saya gag kapok! Gag lama dari itu, bisnis sepatu tas saya 'jaya'. Di tahun berikutnya, saya berhasil menjual 100 pasang sepatu! WOW! itulah saya bisa menikmati hasil jerih payah saya tapi semua TANPA MENABUNG! UPS! bodohnya saya waktu itu...Lalu dari situ, saya enjoy menjalani bisnis SENDIRIAN!. Berat nian memang. Tapi itulah masa-masa sulit saya, kadang suka nyesek sendiri, udah susah sendiri, kemana-kemana sendiri, jomblo baeeeeee.... Saya cuma bisa menjalani itu semua dengan semangat dan masa bodoh deh saya sendiri. Tapi sekarang walaupun saya sudah bersuami, saya juga gag mau menjadi istri yang manja, hari gini, kita perempewi harus bisa hidup mandiri. Walaupun suami tidak ada disamping, kalo kita masih bisa mengerjakan sesuatunya sendiri kenapa gak?. Oke, balik ke cerita bisnis saya, gag lama saya dapat tawaran ngajar, saya masih menjalani bisnis sepatu saya. Yah, walaupun pesanan datang hanya 1-1-1-1-1 nya... tapi tetap saya jalani, seiring berjalannya waktu, waktu saya semakin sibuk dan sibuk dan semakin gada yang order lagi. Keadaan saya berubah total ketika saya sudah total mengajar di SMA. Saya sama sekali gag punya waktu untuk ke bengkel mengerjakan orderan.Maka dari itulah dari beberapa pertimbangan saya tidak melanjutkan bisnis ini. Tapi saya beralih ke bisnis yang lain. Kenapa gak?. Harus selalu sedia plan B jika plan A tidak berhasil, pikir saya. Apapun itu, saya harus lebih cermat lagi mengatur keuangan terlebih saya akan punya anak, tapi gausahlah mikirin harga beli susu ini itu TAPI BERFIKIRLAH BAGAIMANA ANDA MENGHASILKAN UANG DI BIDANG" YANG ANDA KUASAI, JANGAN TAKUT GAGAL! GAGAL ADALAH TANTANGAN YANG HARUS SEGERA DI SELESAIKAN!!... jiaaaaaaaaaaah.... macam motivator aja, well, sebagai afirmasi saya saja, begitulah kata suami, hehehe.... mudah-mudahan yang baca tulisan saya ini ikut mendoakan kesuksesan saya yah, amin ya Rabb... :)



Dua sumber investasi yang sangat berguna (menurut saya pribadi):


 Blackberry 
(Irit pulsa paket hemat, gag usah beli BB yang secanggih"nya, makin canggih makin cepet rusak)



Cincin Emas
Daripada ngabisin duit 'recehan' buat jajan StarBucks mendingan di tabung dan beli emas, sumber investasi yang bisa di pakai dan ketika butuh duit tinggal jual deh... :)

Sabtu, 06 Juli 2013

Saya kembali :)

Assalamualaikum, saya kembali setelah sekian lama, tadaaaaaaaaaaaaaaaaaaah.........saya kembali mengisi jurnal pribadi ini, walaupun sudah gak ada viewernya lagi, mungkin saking bukan siapa-siapanya saya jadi gak menarik kali yeeee buat di baca, anyway, bodo waelah tetap semangat!...

Anyway kemanakah saja saya selama ini?. Well, memang beberapa tahun lalu saya cukup sibuk mengelola bisnis sepatu saya SENDIRIAN, cukup hits lah pada masa-masa itu sampai saya memutuskan untuk berbisnis saja tanpa bekerja kantoran. Namun, produk yang saya besarkan bak 'one hit wonder' ini, kian lama makin redup semenjak saya beralih profesi menjadi 'totally teacher', since 2011. Iya, di tahun itu saya memutuskan untuk merubah haluan menjadi seorang gu guyuuu alias mengajar. Menarik sih, karena saya sama sekali tidak ada background sarjana keperguruan namun ternyata awal pengalaman mengajar di bimbel-lah saya mendapatkan banyak pengalaman. Awalnya saya mengajar di bimbel gambar selama 1 tahun, kemudian pindah mengajar seni rupa di SMA sampai saat ini sudah genap 2 tahun, tidak menyangka ternyata passion saya di mengajar. Lalu bagaimana kehidupan blogging? sudah tak terurus, nyaris, karena waktu saya banyak berkutat seputaran membuat RPP, smester plan, menyiapkan materi pengajaran. Walaupun saya mengajar seni rupa, namun, teteup saja banyak kerjaan di sekolah. Nggak hanya mengajar aja, tapi di project tertentu saya kebahian sebagai 'desainer grafis' dadakan untuk pengerjaan spanduk, baliho, pamflet dan kawan-kawan, tapi saya enjoy ngerjainnya.. :) Nah selama inilah, bisnis saya keteteran. Saya sudah tidak punya waktu lagi untuk melanjutkannya, karena nasib berbisnis sendiri plus jarak tempuh ke bengkel yang jauuuh membuat saya menyerah dan stop. Seharusnya tidak 'sebodoh' itu saya berhenti jualan, tapi, karena sudah tidak menyanggupi. Lagian selama di sekolah saya mencoba terus peluang bisnis yang lain. Seperti jualan baju, jilbab, etc etc. Namun memang sudah naluri nekad saya, saay cepat sekali berubah-ubah haluan, dari mau jualan aksesoris, jilbab murah sampai ATK namun belum terlaksana, amsih maju mundur. Tapi wajarlah, namanya juga usaha. Sekarang saya mau lebih matang berfikir sebelum memutuskan ingin berjualan apa. Jadi tidak ingin terburu-buru nafsu.

Tahun-tahun sebelum mengajar, ketika saya berjualan, sangatlah sulit, karena melakukan semuanya serba sendiri dan hidup sendiri alias lajang dalam waktu yang lama sangatlah 'hard to receive'. Dimana satu persatu teman-teman dan yang bikin panik, teman dekat saya sudah pada menikah semua. Sedangkan saya pada saat itu belum punya calon. Di sela-sela kesibukan saya mengajar rupanya cukup membantu saya melupakan status single saya yang cukup lama karena di lingkungan sekolah yang cepet laku itu bapak-bapaknya, hehehe.... jangan berfikir bapak-bapak banget, karena di sekolah saya rata-rata guru usianya mulai dari 22-40 tahun.Kebanyakan guru laki-laki berondong, boooo.... Setelah patah hati terakhir yang sangat 'garuk-garuk aspal', waktu itu bener-bener deh saya merasakan perasaan yang namanya galau, galau, dalam arti sesungguhnya. Bukan galau nya alay yah, ih geli deh...  Di usia 27 tahun saya sudah panik, pasrah tapi masih banyak milih-milihnya. Rasanya mencari jodoh seperti mencari pekerjaan. Bikin surat biodata dulu, lalu didikrimkan ke perusahaan kemudian tinggal harap-harap cemas menunggu di telepon. Padahal kriteria saya tidaklah yang muluk-muluk. Karena saya bukan cewek matre macem cewek-cewek'bodoh' di acara Take Me Out *ups* . Saya mengutamakan no 1 adalah ; ibadahnya terutama shalatnya, rajin shalat di mesjid, bisa baca AlQur'an (ini penting lhoooo karena ini penyelamat di kubur, bukan cincin berlian!), punya pekerjaan tetap, mapan, dewasa, dan lain--lain... tuh kan cukup simple toh?. Tapi gak ada juga yang nyangkut. Sampe saya minta di comblangin sama ikhwan oke di pengajian pun ternyata gak juga nyatol. Yowislah saya pasrah. Ssya banyak-banyak berdoa, pasrah dan tawakal. Tak disangka dan dinyana dengan jalur islami ta'aruf, ta'aruf yang sesungguhnya loh bukan ta'aruf ala selebriti yang salah kaprah. Dalam waktu sebulan saya mendapatkan calon yang cucok booo dan sejiwa (haiyah). Saya masih ingat ketika kami saling bertukaran biodata, saya sudah tidak mikir apa-apa lagi, tapi ketika saya lihat fotonya, tersipu malu awkuh...hehehe... Ringkas cerita akhirnya kami bertemu dan blassssssshhhhhhhhhhh.......... keinginan saya yang mengharapkan seorang yang ahli ibadah, ternyata yang mempertemukan saya dengan calon yang berlokasi di mesjid. Indahnya cinta islami. Dalam waktu sebulan saya berkenalan dan cocok, ketemu ortu, cocok. Lalu kami merencanakan pernikahan. Akhirnya pada tahun 2013 saya menikah di bulan Januari. Sekarang tugas saya nambah, selain jadi bu guru disekolah, di rumah menjadi seorang istri. Bahagianya, walau di kata repot tapi tetap nikmat loooh... :) Rasanya seperti mimpi ya? saya selalu merasa begitu, ketika menjelang tidur malam,  saya pandangi si ganteng itu yang sudah tidur lelap sambil berfikir; "Ya Allah, sekarang saya sudah menjadi istri dari si ganteng ini..." hehehehe....... dan alhamdulillah bulan puasa dan lebaran ini saya sudah bertiga, saya, suami dan si calon dedek bayi yang ada dikandungan perut saya, hihihi.... Yah, walaupun sekarang bisnis sepatu saya tidak kedengaran lagi gaungnya, dan sudah dilupakan di jagat dunia per-blog-an, namun, apalagi sih nikmat Allah SWT yang tidak saya syukuri?. Tapi mencari peluang haruslah terus dijalankan, saya bertekad untuk merencanakan bisnis yang matang di kemudian hari. Bisnis yang cepat laris, gak usah sok limited edition, yang penting uang cepat berputar! semangat youwwwwww...!!!! :)

Selasa, 07 Mei 2013

Portofolio Design : School Promotion Project





 


Here some of my portofolio design for school promotion event. While I'm not teach, I also design for some promotion project which is already training my design skill. Its fun and I enjoy this job especially when I see my artwork come out as print out, satisfied.. :)

Selasa, 31 Mei 2011

Baca Komik



Atsuki series
by Sachimi Riho





Selena Lin



Setiap ke toko buku, mau ga mau pastilah gw mencari komik. Tapi komik komik sekarang kok ya banyak cerita cinta monyet ya??? alias percintaan ABG yang kalo menurut gw covernya rada mengumbar 'birahi' atau PDA kalo bahasa keyennya. Jadi eneg. Males amat baca baca percintaan remaja begitu. Udah saatnya di umur segini cari komik yang rada 'beda'., sedikit absurd tapi nga porno yeeeeee...... kamsudnya yang rada berat ceritanya gitu. Jadilah suatu saat gw baca baca rekomen komik di majalah animonster, di situ lagi di review komiknya 'Serial Atsuki by Sachimi Riho'. Kalo ngeliat gambarnya sih ini macemnya guratan komik komik lama era 90-an dan awal 2000-an. Karena penasaran gw cari di gramed. Dan tadaaaaa, ternyata ini komik lama dan langka, stoknya pun menipis. Yasudah, gw koleksi 3 serialnya Itsuki. Dan bener aja, selain gambarnya yang cantik dan ayu macem guratan komik era 90-an, ceritanya 'bersih' alias ga ada ecchi alias mesum, dan ada pesan moralnya. Ini serial misteri, jarang jarang hari gini ada cerita serial misteri, sekarang di toko buku banyaknya cerita percintaan abg, dan makin kesini makin banyaaaaaaaaaaak komik komik ber-COVER PDA di mana mana! ga nafsu, eugh!

Susah yeeeee, nyari komik bagus hari gini, yang gw cari pasti komik komik lama dan langka, nga hanya suka sama karyanya 'Serial Itsuki' Sachimi Riho, tapi baru baru ini ada yang menarik perhatian gw, Burning Moon karya Selena Lin. Komikus asal Taiwan ini, selain gambarnya bagus, ceritanya emang ga jauh jauh soal romance tapi ini beda, bersetting China kuno, dimana rambut para karakter prianya yang panjaaaaaaaang, dan hitaaaaaaam tapi somehow sexy aja gitu. Gw suka karakter cowoknya, si Duan ChengFeng sama Kakak Yi ata Li lupa, jadi inget film nya si Andy Lau jaman SD apa SMP dulu, the legend of condor *lupa*, yang di gambarkan ksatria pria dengan rambut gondrong dan hitam, auuuuuw!! :D

So, karena cerita dan background history ala Cina kuno dan percintaan yang bikin nangis 'darah' atau garuk garuk tanah, menarik perhatian gw, terutama baju baju era Cina kuno nya, akhirnya gw memutuskan untuk mengkoleksi ke-5 serialnya, Burning Moon dan craving mencari cari adakah komik baru keluaran doi... Diantara gempuran komik 'PERGAULAN BEBAS anak SEKOLAH JEPANG MASA KINI', gw memutuskan mencari komik-komik lama era 90-an dengan cerita berkualitas dan meyayat hati macem ; Kyoko Hikawa. Atau Sachimi Riho, Selena Lin. Gw suka caranya mereka menggambar cewek, cantik dan ayuuuu, apalagi Selena Lin, gambar mata karakternya cantik tuenan re', Kyoko Hikawa selain gambar dan layoutnya rapih, doi juga jago berimprovisasi bikin ceritanya pake perasaan dan hati jadilah gw kalo baca komik2nya nyes nyes gimana getoooh.... kalo Sachimi Riho, kurang lebih 11 : 12, gambarnya bagus, ciri khas, ceritanya bagus dan berisi, tapi ga tau kalo karyanya yang lain but so far, inilah komik2 fave gw saat ini :)

Sekarang lagi craving buat beli 1 biji aja karyanya Akira Amano ; Katekyo Hitman Reborn, tapi bahasa Jepang, pengen tau aja guratannya doi, hehe :) (pic : fanpop)

Sabtu, 14 Mei 2011

Oh LORD


Enough for emotional tension before, please accept my apologies for the rude words , after being sooooo emotional (still), Oh LORD! all I need now is just eat juicy cheese burger with no guilty feeling! :D

Kamis, 12 Mei 2011

Si PELAYAN jutek

KASUS I :
Terjadi di salah satu tempat ibadah daerah Blok M, yang katanya dulu rumornya punyanya salah satu menteri jaman orba. Ketika saya nitip sepatu pertamakali melihat si mbak PELAYAN atau TUKANG titip sepatu yang kayak artis karbitan, Nah, pertama si biasa, lama lama si mbak ini kaya NGENYE gt, kasus pertama : waktu gw (lah, gw aja dah) mau ngambil sepatu ke arah die, dengan malesnya dia manggilin temennya buat ngambil sepatu titipan gw, gw kan yang ; lah, gimana sih mba, gw udah bae bae senyum mau ngambil sepatu dia dengan GAYA NYAI-nya nyuruh temennya, tersinggunglah gw, nga sopan!!! dan ini udah terjadi ke 2 dan 3 kali dengan, catat ya. dengan TIDAK SOPANnya dia melayani konsumen. dan ternyata gw kira dia sirik sama gw aja, ternyata temen gw pun kena juga, jadi kata temen gw, pas dia mau ngambil sepatu si NYAI kampret ini, (maaf gw harus menyebut kampret karena dengan sangat menyesal atas pelayanan si mbak ini yang tidak ramah), ada segerombolan ibu-ibu tajir yang ngambil ato naro sepatu di sembarang tempat apa dan pas giliran temen gw yang begitu malah di tegur, padahal segerombolan ibu ibu tajir tadi nga di tegur. Mungkin dia udah jiper duluan sama notabene ibu -ibu yang lebih galak dari dia, then, temen gw waktu iu sendiri, Ya teteup aja musti sopan dan MELAYANI dengan baik dong, kalo lo ga mau jadi kacung, berenti aja kerja jadi kacung! ya kaaaaaaaaaaan????

KASUS II : Ini kejadian yang fresh baru baru ini, terjadi lebih tepatnya kemarin, ketika gw sedang memesan makanan di salah satu resto franchise yang depannya 'A' di ITC Mangga Dua (sama sekali tidak menyalahkan restonya, sekali lagi P E L A Y A N nya). Pelayan dengan nama DEWI, dengan suara cempreng dan badan kecil, melayani gw dan nyokap dengan juteknya dan pas nyokap gw ngasih duit gede, dia minta uang kecil atau pas dengan JUTEKNYA, sebagai pembeli yang DILAYANI DENGAN JUTEK, selain dia nga ramah, nyolot, dan ga sopan, dia juga ngomong ke nyokap gw (BACA : PEMBELI) dengan TIDAK MENGHADAP dan nada NGENYE tidak ramah atau lebih suka gw bilang nada NGEHE, kenapa si boss orang kayak gitu lu pajang di front office? bukannya kita sebagai pelanggan berhak di perlakukan dengan baik dan selayaknya, yaaaaaaaaam masalahnya dear mbak pelayan lo kan kacung??? masa sama majikan nyolotan lo cyinnn???..... i know,

Hidup di JAKARTA akhir akhir ini emang gw rasa semakin berat tantangannya,, ketika gw ada diluar rumah dan bepergian, begitu banyak orang -orang di luar sana yang NO MORE RESPECT TO EACH OTHER. Apalagi Jakarta, kota sibuk, kota konsumerisme dan kalo lo berpenampilan gembel, jangan harap lo di anggap 'orang', kalo lo nga mau di sepelein, begitu juga masalah pelayan2 yang nga sopan dan ramah ini. Masa majikan lebih ramah dibandingkan pelayan????.....gila, kacung aja belagu. Nga heran kenapa negara tetangga selalu menyebut kita INDON, dan ketika gw bertravelling ke sana, memang disana tempat seperti mall emang bener bener tempat berbelanja kebutuhan bukan ajang pamer!. beda dengan di sini, di sini mall ajang ngeceng dan bla bla bla. Di negara tetangga memang rumornya lebih mementingkan kepintaran OTAK bukan penampilan. Well, itulah mungkin salah satu ciri negara itu maju, nah kita? kebalikan, penampilan baru otak. Biarpun lo pinter atau bla bla kalo gembel, naga di anggep lo, kalo nga punya otak tapi punya duit baru deh orang terbeler-beler ngormatin lo!!!, mau coba???

Fenomena pelayan nyolot ini udah beberapa kali gw alamin dan bener bener baru baru ini aja begitu , sepertinya mungkin, mungkiiiiiin, hidup Jakarta yang makin susah, cari duit, cari kerja, bedinde-bedinde ini frustasi atas tuntutan hidup, yaelaaaaaah, kalo lo nga mau susah kerja, jual diri aja, yaaaa kalo mau..... *menulis dengan esmosi meletup letup, eh, gw yang gaji lo, jadi jangan belagu low!*

PS :untuk mbak mbak di atas, saya saat ini sedang tahap bernegosiasi dengan diri sendiri agar, mungkin, tidak melaporkan betapa kecewanya saya terhadap pelayanan kalian terhadap boss boss kalian, tapi dengan sepersekian detik, saya bisa berubah pikiran dan mengadukan soal ini ke perusahaan, well, kita lihat nanti?.

Minggu, 08 Mei 2011

Free Trade kampret....

Beuh, jualan makin susah ya? makin complicated mulai dari jual ini mpe itu, semua orang berlomba-lomba latah ikut-ikutan jualan (notabene gaji pegawai di Indo itu kecil, jadilah para pegawai yang mulai putus asa kerja tapi gaji nga cukup-cukup, alhasil kepengen jualan juga) tapi walaupun nestapa banget di era persaingan ketat yang menggila kayak sekarang-sekarang ini semenjak pemerintah menetapkan sistem 'free trade market' sialan atau apalah namanya yang notabene orang orang kita doyan belanja 'sampah' barang murah ya otomatis barang 'sampah' dari Chainaaaaaa yang berebut masuk pasar 'murah' Indonesia, (kata berita di TV ini permintaan dari orang kita juga looh, ironis mengiris) maklum deh neik, orang kita kan doyannya belanja barang yang murah tapi bagus (kalo kata gw ; barang murah tapi nyampah).. gw sempet merasakan jualan di toko, di situ gw merasakan kalo dari lalu lalang orang yang lewat yang berharap mendapatkan barang bagus dengan harga murah, heloooooooooo .... bu, mba, hari gini barang murah???? bahkan batik aja ada yang dari Chainaaaa! gilaaaaaaaa, batik celup-celupan wantek yang gw yakin (chaina geto lokh) di jual murah, hadeeeeuh... tiap buka MP aja nih, beuh, orang yang nawarin ini itu dan sempet buka beberapa lapak, sepi merepi, gila orang pada belanja kemana ya? oooh...mungkin ngeborong ke TA kali yeee? phewwwwww, I dont knowlah tapi yang jelas gw, sebisa semampu mungkin terus menggarap kreatifitas supaya bisa melatih insting menjual, well, adioslah..... :)

Kamis, 05 Mei 2011

Kenapa ya?


Nga tau kudu mulai dari mana tapi yang jelas akhir-akhir ini mood gw nga karu-karuan. Terlebih ketika gw mengingat seseorang, baru inget doang, kok ya udah deg degan duluan. Bahkan saking konyolnya, masalah profesionalitas sampe kalah sama perasaan, ini gilaaaaaaaaa! simplenya, I am in lope-kah?, aneh aja tiba-tiba merasa deg-degan.

Alkisah......
di suatu sore yang mendung, ketika gw selesai mengajar, pergilah gw menuntaskan kewajiban mengisi jurnal materi dan balikin ke ruang guru. Nah di sinilah kejadiannya, di sana ada temen gw yang udah nunggu gw dan 'seseorang' itu. Demi tuhan, untuk membunuh rasa grogi, gw menyembunyikan sedemikian dan serapih mungkin guratan kecemasan di w
ajah gw. Dari pura-pura sibuk sampe akhirnya si teman berhasil memancing pembicaraan (geeeeeeeees, thanks dear!) akhirnya chit chat seru-lah kita sampe lupa kalo jangan sampe membawa 'watak asli' wkwkwkw..... karena gw orang yang sensitif, entah kenapa pas gw ngobrol sama si seseorang itu, pertama dari tatapan mata turun ke jantung sehingga jantung memompa darah lebih kencang dan membuat aliran darah berpendar dan melaju lebih lancar sehingga gw merasakan badan gw hangat (bukan hangat sakit) entah fenomena apa ini? ini efek yang lebih dasyat dari sebuah konsumsi kafein. Ges, I am in love? saat ini gw masih menyangkal. Dan itu pertemuan terakhir yang terjadi sepersekian menit yang berkesan. Pertemuan berikutnya mungkin akan berlanjut di semester depan which is sekitar 1 atau 2 bulan lagi, oh noooooooooooooooo!!!! dan gw pun sudah mulai kena sindrom, I miss Monday! well, at least I have a phone number, let see what Can I work for this one, ;)





kalo ngasih senyuman manis kayak gulali ini gw masih bisa sih :)

Senin, 02 Mei 2011

See you in bed...

Just for fun.... :D
// T.O.P : The IT boy
// Lula Silk blouse


Sad Song for Love Life

Sebelumnya gw mau bersyukur dulu, alhamdulillah (kayak pidato aje) karena hampir setahun gw kerja (yipiiiiiiiiie) setelah sebelumnya lantang-luntung, syeneng bukan main pas gw bisa ketemu orang baru, suasana baru walopun tempat baru ini belum juga menemukan soulmate. Syusah syusah gampang lebih tepatnya syussssaaaaaaaaaaaah gila!, setiap ketemu 1 orang, kenalan, ngobrol, lama-lama ketauan belangnya cepet banget, trus buang deh, alias coret nga lolos seleksi alam *gufrak*, setiap cinta datang, selalu berakhir dengan bye bye.... yah *selalu ada kata yaaah..... yang menandakan ketidakpuasan* TUHAN mempertemukan orang baik dengan baik, orang bejat dengan bejat, begitu saja menanggapi kegagalan aspek hidup yang satu ini. Well, penampilan kadang menipu-nipu, cowok baik emang banyak tapi yang serius??? inilah problem para wanita muda di perkotaan eh lebih tepatnya keluhan, nga semua sih tapi setiap ketemu dan curhat sama cewek-cewek rata-rata mengeluhkan hal yang sama, hhhhhhhhhhh............. tapi gw tidak menyalahkan pria karena gw murni berfikir ini belum waktunya aja, ini lebih baik daripada gw sakit dan patah hati (ouch!)
lagian, di umur produktif gini masih banyak hal yang musti di kejar, soal masa depan , duit, pasangan daaaan ..... yang paling penting, kepuasan batin. Ups, soal pasangan lagi-lagi masih aja hari gini, nyangkut entah dimana, jawabannya yaaaaaaa sabar lagi sabar lagi deh neik, semua demi yang terbaik deh, amin..... sebelum serius dalam berkehidupan asmara, flirting akan selalu jadi hal yang paling seru dan 'menggoda' , well selama masih sendiri, ya kaaaaaaaaan? :D




Picture perfect
(pengennya kalo udah merit teteup keren dan makin tajir karena berhasil jadi pengusaha muda dan sukses kayak Nicole Richie, amiiiin.....)

Kamis, 07 April 2011

Jurnal Kopi



pffffftttttttttt.....................

akhir-akhir ini gw mulai ngelunjak kopi nih sama teh tarik, bahkan dari cuma nulis 'KOPI' aja, gw udah kepengen minum, *waduh!* dan kayaknya sebelum brangkat gawe nga mungkin aja kalo nga nge-glek 1 gelas, abis pas dijalan pasti ngantuk cin and teteup teler juga, haduh! dari Indocafe coffeemix yang menurut gw keras sampe kopi gingseng CNI (uh, they should endorse me!, hehe) nga ngaruh juga, teteup aja ngantuk, berarti dosis kafeinnya kurang ya? wkwkwkwk............. tapi masih dalam batas kewajaran kok, heheu..

Kopi mana yang enak??
Sejauh pengalaman ngopi-ngopi murah ala sachet dan ngopi bonafide dan 'gaya' ala Setarbak alias Starbucks, Coffee Bean, Bengawan Solo dan 7eleven (gerai kopi favorit gw nih!) dan Jco, menurut gw mereka itu ;

@ Starbucks, cappucino nya biasa aja sih, tapi berhubung waktu itu salah banget pesen yang ice, *NOTE : lain kali kalo pesen minuman jenis kopi atau yang sejenis begini, minta esnya jangan terlalu banyak, kalo bisa di awasin deh tuh yang bikin minumannya biar nga bandel, kadang penjual ga mau rugi, sengaja di kasih es banyak biar sari pati minumannya sedikit maksud hati mungkin biar nga cepet abis, karena mungkin mungkin sari pati minuman itu yang harganya mahal! HUH!* eh jadinya berasa air es, kandungan kopinya udah ledessss!. But then, Starbucks kedua, gw coba yang moccachino blabla, enak tapi kurang 'gahar' yak, tapi lumayanlah mata jadi melek!

@ Coffee Bean, blended kopinya tob markotob! nampol dan kenyang! harga emang ga bohong, dengan harga 40rb-an, kopi yang agak mahal ini emang mantep kopinya, walaupun di blended teteup kerasa kopinya, mata pun jadi melek! wiiiiiiiw........

@ Bengawan Solo, di sini gw selalu minum Vietnam milk coffee, murmer cuma 14rb, pake es tapi espresso nya ciri khas banget Bengawan Solo. Gw selalu suka minum yang di gerai ITC Kuningan karena esnya dipotong kecil-kecil dan nga banyak , jadi kopinya masih sangat kerasa *nga tau kalo tiba2 ganti barista yang bikin*. Ketimbang yang di ITC Mangga Dua, beuh! esnya gede-gede dan jadi berasa kebanyakan air tapi teteup si espressonya kerasa, cuman ya, jadi nga enak aja gitu nyampur sama air es batu yang udah ledeeeeees, ganggu kenikmatan ajah! cih!... *I blame on the barista*

@ JCo, ini juga salah satu gerai kopi favorit gw, biasanya gw minum cappucino as always. Lucunya, cara gw bisa tau setiap minum kopi di tempat yang bukan gerai kopi, dari efeknya. Pernah waktu itu gw minum di XXI, gw pikir, ah paling ini sachetan, ternyata bukan. Karena gw merasa deg-degan, nah kalo udah merasa begitu itu berarti emang beneran ada kopinya. Pertama kali gw minum kopi gw merasa deg-degan. Dan justru deg-degan itu yang nagih... anw balik ke JCo, si cappu yang enak, Vanilla Latte dan blendednya juga enak. Gw selalu deg-degan kalo minum di JCo, mungkin espresso nya kuat dan gw yang senstif jadi deg-degan terus deh, tapi manteb lah...

@7Eleven, naaaaaah, akhir-akhir ini gw ketagihan sama cappucino nya, selain murmer, cuma 8500, cappucino nya itu sejenis minuman yang kepingin di minum terus, karena DI MULUT GW, dia manis, tapi ketika dan sesudah di telan kerasanya pahit, gw suka kopi model begini karena penasaran kepingin di teguk terus. Kayaknya gw kudu coba yang medium deh, karena selama ini minum yang small, hehehe.... Dan setiap pulang gawe, gw sempet2in buat mampir kesini, waaaaaaah 7Eleven musti sponsorin gw nih! hehehe...

Kalo sachet-an, gw suka minum ; Indocafe Coffeemix, Torabika Cappucino and CNI kopi ginseng yang aromanya kuat dan rasanya juga dasyaaaaaaaat apalagi kalo di tambahin gula 1 sendok aja, mantaffff... :D


Sabtu, 26 Februari 2011

Hey womanizer, this is for you!



I have been 'sneak peak' Britney Spears 'Womanizer' video clip, and lil bit agree with what her doing with the guy on the video, the womanizer, its kind of punishment for him or sexy punishment I guess, and I found lil bit similar things with Mischa Barton pic here. Pull his tie and push him into the wall, no regret!, satisfied!!.

Senin, 14 Februari 2011

All I wanted is : Black Leather Jacket




pic : the best source @ polyvore

someone who seat next to you..

may I left this on your black jacket ;)


Persis seperti judulnya, gemes rasanya mau berbagi cerita seru di hari Minggu...

Minggu kemarin saya dan teman hang out bareng, kita ngobrol seru bak sudah berjodoh (hehe), sore harinya dia mengajak makan di salah satu cafe yang super nyaman dan pe-we di daerah Sarinah. Dan lalu kita makan-makan, selesai ngadem dan makan dan ngobrol ini-itu kita pulang.. Nah di sinilah cerita 'ordinary' di mulai. Jadi gini, bete nenggok jam karena udah menunjukkan pukul setengah 8 malam tapi kok ya gw masih keleleran sendirian pula di jalan (gw tipe orang yang males keluar malem dan pulang malem, maklum kalo keseharian pulang pergi naek kendaraan umum ga enak, makin malem makin 'horor', kalo gw bisa nyetir mobil sih hayo aja deh!). Oke, jadi gw naek patas 44- jurusan Senen-Ciledug (beuh, komplit loh!), pas naek kondisi dalem bis yang remahng-remang *sedap!*, duduklah gw di belakang, nyempil di tengah-tengah kursi yang ber-tiga-an. Pas gw duduk, di orang, cowok yang duduk di sebelah gw setengah kaget ngeliat kehadiran gw, maklum doi kayaknya ketiduran dan bangun kaget menyadari tiba-tiba ada mahkluk manis duduk di sebelahnya *jijay!* HAHAHA, pertama gw sangat pe-we menyenderkan tangan gw di lengannya si tetangga sebelah, gw pikir ah lah udahlah capeklah gwlah...tapi pernah nga sih terkadang yu kalo di bis duduk bersebelahan sama orang lain, penasaran siapa, kayak gimana sih 'tetangga' yang duduk di sebelah kita tampangnya. Dari beberapa kali dapet 'temen duduk' cowok ganteng, manis di bis, gw cuman bisa cuek dan seneng2 aja, wah sebelah gw ganteng neh, asyiiiiiiiiiik!!! nah kali ini berbeda. Jadi setelah hampir setengah perjalanan, cowok berbaju hitam all hitam yang duduk di sebelah gw , gelagatnya gelisah, dia terkadang nenggok2 ke jendela arah gw, beberapa kali dia begitu, gw pikir ini orang mungkin takut keterusan atau mungkin lagi nyari alamat. Tapi booo, kenapa lo nga nenggok ke jendela sebelah lo aja neik, jendela gede loh kenapa musti jauh-jauh nenggok ke jendela arah gw? which is, nenggok2 ke arah gw, gw kan jadi GR di tenggok2-in mulu *HEHE* pertama sih gw biasa aja tapi lama-mala gw jadi penasaran kayak apa sih tampangnya. Demi Tuhan, gw nga punya keberanian buat hanya ngelirik sedikit aja tampangnya kayak gimana yang ada gw belagak cool aja gitu...

Tapi pas mbak2 sebelah gw turun, otomatis gw jadi duduk2 berdua sama ni cowok, tapi teteup dia masih menoleh-noleh ke arah gw, kata gw dalem hati ; "heh, boy, say something kek, apa kek!".... hhhhhhhhh, c'mon, daripada lo cuman nenggok2 doang mendingan gw ajak ngobrol aja deh duluan. Akhirnya tangan gw maju sendiri mengikuti perintah otak untuk mencolek si tetangga sebelah. Pas dia nenggok, yah, uhm, boleeeeeeeeeh juga, cina, tapi nga chinese banget, manis. Yah kalo sekarang model2 SM*SH kali ya, boleh lah, HAHA!... mulailah berbasa-basi ria gw menanyakan rute bis dan ina-itu, tapi dia menjawab pertanyaan gw dengan 'sangat' hati-hati dengan tone suaranya yang lembut. Gw jadi inget masa kuliah, gw dulu dan sekarang masih suka cowok berwajah oriental. Nah, untuk cerita ini pas bis udah mau deket2 gang masuk rumah gw, gw berfikir ; ah, masa langsung turun aja, harus ada kata penutup nih!. Yasudah, akhirnya sebelum gw turun gw bilang ; 'eh, duluan ya', sambil senyum manis... seumur-umur baru kali ini gw berani berbuat kayak gini, padahal mungkin menurut orang lain sih biase aje tuh! tapi menurut gw, gw yang sebenarnya pemalu kalo harus berhadapan dengan cowok yang cute, *hueks* ini pertama kalinya sih gw bisa seberani ini negor orang yang ga kenal dan ngajak ngobrol, aaaaaaaaah sweet impressyion, kali aja gw ketemu dia lagi, HAHA, muaaaaaach for you who seat hext to me at that nite :)

Kamis, 27 Januari 2011

The mesmerize of guy next door

Since The OC aired, was, the first things get my atenttion was the nice and cutest guy on the show, Seth aka Adam Brody. The nerd or geek, nice guy who have sexy mess and curly hair (oh, I feel orgasm) Since then, Im so excited to keep waiting and watch his next movie, well, maybe he's not HollyWood big screens boy typical, he only or maybe play on several or couple movie. I dont know maybe he is lil bit picky but the last I wacthed his movie, was, In the land of woman, Adam was played really natural, is seems like he played as Adam not character on the movie. Since then, I thought there is the new label as : 'the cute boy next door'.
which, usually, the 'cute next door' thingy probably The Disney kid something blah.. But after Adam 'regime', there was another 'new kid on the next door', I myself have been choosed, Gabe Nevins (the skater boi at Paranoia Park), why? I think he more look a like your cute neighborhood than actor. And the latest hottie 'the guy next door' was, Jesse Eisenberg, oke, who doesnt any girls dont talk about him, rite?. His cute face, nerdie looks and curly hair (oh once again) already have their own charming point. Maybe this third of guys doesnt need to become 'someone' to get HOLLYWOOD or RED CARPET atenttion or wearing too much make up like a vampire or bad boy who can sing. But, they just looking more like one of your nerd friend on the class, best buddy or friends whose will be there when you need help or maybe the best shoulder when you want lying on and daa! feel comfortable with their mesmerize atittude. Talking about casual conversation or relationship.








Adam Brody

Gabe Nevins

Jesse Eisenberg *I want to kiss him*

pic :polyvore

Kamis, 06 Januari 2011

Serba-serbi manga

Sepertinya akhir-akhir ini gw kebanyakan ngopi, gmana enggak, tiap hari pengennya ngopi mulu, wah gawat, udah mulai ketagihan nih. Liburan smester ini emang lagi ngerjain proyek seni. Dan sebenernya juga udah lama gw kepengen bikin tapi baru sekarang terealisasi dan kebetulan nemu portal yang sesuai. Duh, sebenarnya juga portal ini bukan bidang gw dan setelah gw maksa-maksain 'masuk' ke komunitas anime dan manga (YA TUHAN, ampunilah saya!), mau ga maulah, lah wong gw ngajar manga toh, gimana kudu ga suka. Tapi asli, tiba-tiba kok ya jadi ilpiil, ketika gw masuk hampir tercebur terlalu dalam, males ajah, ga mau jadi freak aja, gw mau hidup 'normal' lagi *halah apa coba*, tapi gw heran ya, kok ya orang-orang itu pada niat beneur ya, tiap menit upload karya, ih, dasar otaku!, gw juga heran, kok ya bikinannya mulus-mulus semua, semulus paha, buahahha!, serius gw!. Keren tapi biasa aja, abis kadang karyanya suka lebai, emang dasar gw lebih suka komik Amerika sih, karena menurut gw lebih fokus, narasinya bagus, kadang rada gelap juga, ga kacangan gitu *tapi ga tau yeeee kalo-kalo tiba2 pas gw nulis gini taunya ditemukan komik Ameriki yang jelek, nahlooo*, bedanya menurut KACAMATA GWEEE, manga itu lebih ke konsumsi orang dewasa* (*baca ; adult bukan grown up), liat aja SinChan (gw lebih prefer baca SinChan a.k.a Sinn-edChan, maksudnya anak kecil tidak berdosa padahal di filmnya dia kan anak kecil berotak dewasa, belom lagi komiknya....) belom lagi waktu itu gw berkunjung ke KinoKino, pas gw masuk depan tokonya, mata gw sudah dikejutkan dengan sebuah buku entah fanbook atau artbook manga-lah, cover depan 2 cewek manga yang sok imut memamerkan dada dan pantat, trus gw yang, :" a-a-apa-apaan inih! buruan buang ke sampah atau gw cabik-cabik neh!", pyuuuh..... capek deh, begitu kedalem, di dalem lebih ga beradab lagi, gw menemukan DADA lagi, Pantat lagi, trus kok ya ada YAOI! (FYI: yaoi itu sebuah kategori dalam komik yang isinya percintaan antara sesama jenis, dalam hal ini pria-pria), eh tao ga sih lokh, di 2 situs khusus manga dan seni (bukan seni murni loooh), DA dan MB, gw menemukan beberapa artist (*baca : seniman) cewek yang seneng bikin karya-karya macem yaoi gitu, ih, kesenangan tersendiri kayaknya, apa yang bikin gay?, tapi rata-rata emang cewek, gw belon nemu aja nih yang cowok doyan gambar kayak begitu. Tuh kan, gw bilang, jangan terlalu tercebur terlalu dalam atau suka terlalu suka sampe jadi maniak, akhirnya jadi rancu kan?. Apa ini masalah seks? atau fantasi?, au ah gelap!, yang jelas gw harus segera angkat kaki, maksudnya, jangan tenggelam terlalu dalam, gicu... tapi seru aja sih ngeliat orang-orang yang bernafsu alias para otaku ini, karena mereka terus berkarya dan masa bodo amat apa kata orang (*maklum banyakan artistnya bule, lo tau ndiri, bule kan sebodo ***, ya kaaaan?) hehehe..... bagus sih, pede mereka kan setinggi akherat plus songongnya juga sepanas neraka *lebai* (surganya apa?) ...

Bagaimana dengan Hentai? Ecchi?....
Pendapat gw sih, setelah melihat (wkwkwkw), emang beda yee negara yang menjunjung tinggi HAM dan Gender sama negara maju-gila teknologi kaya Jepang gt, gw pernah denger cerita seorang penumpang pesawat seorang om-om Jepun apa Korea ya? lupa, si om-om ini genit trus megang pantatnya si pramugari, nah begitu landing barulah di kepret si om-om ini, hmmm... sejauh ini gw sih belum pernah denger (apa jangan-jangan udah ada) ada seorang bule yang melakukan sexual harassment di public. Yah mungkin karena alasan yang udah gw sebut di atas, negara yang menjunjung tinggi HAM dan gender macem Amerika. Gw sih nga ngebayangin, di sini aja komik Jepang yang asli Jepang, banyak yang ecchi-ecchi, dan cuma beredar di toko buku lisensi jepang tersebut, lah di toko buku besar lokal, nga ada kaan? ada tapi udah dilabelin 'komik dewasa' , yang nga selalu ceritanya mesum (tapi gw yakin pasti ada nyelip ecchi) (FYI, Ecchi-dalam genre perkomik Jepangan, genit-mesum, kasarnya, semi-bokep). Kalo level komik, bisa dibilang sebuah komik itu berkategori dewasa, ternyata, kalo gambarnya sudah mulai realis, ceritanya sadis, berat, gelap, yah pokoknya udah buat dikosumsi buat orang dewasa deh.... Lah Vangabond, gw penasaran dari jaman gw kuliah dulu itu komik tentang apa ya?, katanya sih tentang samurai gitu, kata temen gw, itu komiknya sadis. Yaeyalaaaah, secara samurai getoh, maen nyembelih kepala orang, no comment deh!. Makanya, jujur gw sedih sekarang, mau nemuin komik yang sesuai selera umur gw kok ya rancu semua ya, pengen baca yang berat eh malah keberatan, mau baca yang romance, halah percintaan abe-ge yang seputaran 'first kiss' melulu, boseeeeen!, mau yang jagoannya cool, eh malah ada pacar-pacarannya, CIh!, tapi pada akhirnya gw nemu juga sih, saat ini gw lagi baca Komik Koloni (horeeeee, ini komik bikinan pengarang Indonesia semua), BLEACH, Katekyo Hitman Reborn (suka charanya doang), lagi mau coba baca, BAKUMAN, Kyoko Hikawa (aduh ini jempolan dalam urusan percintaan, bacanya nyes-nyes wow). Gw juga suka komik-komik jamannya Topeng Kaca.... tapi saat ini gw pengen banget beli 1 seri BAKUMAN ajah, harganya cui, mahal, hiks! X(

Minggu, 02 Januari 2011

Sneek Peek comics

heeeeeeeey, i made comics, here itty bitty the sneek peek, do you have idea for the dialogue? :)

Rabu, 03 November 2010

I am What I am



Sepintas kalimat judul post di atas mirip-mirip salah satu tagline sepatu atau brand fashion apalah gitu. Tapi kalimat ini lebih jauh menancap untuk sekedar mengingatkan diri gw sendiri, supaya, teteup menjadi diri sendiri. Gw banyak melihat berbagai macam karakter orang di lapangan. Ada yang berhati baik tapi terpaksa hanya karena ingin di cap 'baik-baik' di lingkungan, ada yang sombong karena terlanjur dilabeli sombong oleh lingkungan dimana ia berada, padahal orang itu mungkin punya alasan sendiri kenapa ia bersikap seperti itu atau belum sempat ia menjelaskan kenapa, tapi emang dasar gosip lingkungan yg udah buru-buru mencap dia seperti itu. Ada juga orang yang ketus, judes dan ga ramah taunya setelah diselami orang tersebut baik, baik dalam arti sesungguhnya. Terkadang gw suka tersenyum kecut ketika membaca profil salah satu 'teman' di kolom info fb, dia menyatakan dirinya ; Im easy going person. Gw sih cuman bisa ketawa, karena belum tentu juga orang itu ngerti arti EASY GOING PERSON yang sesungguhnya. Bisa jadi kan dia cuma mau sok-sok an nulis bahasa inggris, istilahnya keren-kerenan gitu!, mana gw tahu?.

Ada lagi pengalaman, seorang teman cowok, di lapangan dia membisu alias jarang ngobrol tapi ketika ngobrol via sms, akraaaaabnya bukan main *kadang-kadang dia sms-an pake bahasa ABG yang bikin il-peel*. Suatu ketika gw kesel karena setiap ketemu doi di tempat tongkorngan, dia sama sekali ga pernah menyaap gw, padahal kita selalu ngobrol seru di sms. ANEH!!!. Saking keselnya, gw damprat dia via sms persis seperti 'caranya yang hanya akrab di sms'. Akhirnya dia mengaku bla bla bla. Di sms itu gw bilang, kalo gw bukan tipe cewek yang suka basa-basi manis *** kucing!. Perlulah gw bersikap seperti itu? apa gw ga takut kalo-kalo nga ada cowok yang ngedeketin gw?. Peduli amat, gw hanya ingin nyaman menjadi diri sendiri. Udah saatnya gw berhenti menyalahkan diri sendiri, I AM WHAT I AM. Gw hanya ingin jadi diri sendiri, apa salah?. Ya nggaklah, peduli amat!. Gw percaya, orang yang mencintai gw apa adanya sembari teteup dong gw introspeksi diri *teteup ga mau kalah juga, toh?*. Gw rada lucu ketika ngeliat salah satu profil FB *lagi-lagi ketipu FB*. Eh tapi yang ini nga ketipu dan nipu loh, jadi si cewek ini kayaknya anak 'manis'manis' ya, saking 'manisnya' setiap dia bikin status, semua berebut kepengen ikut campur dan kepingin tau alias KEPO sama kejadian di balik update-an statusnya. Karena ternyata FBnya dia, sama sekali dia nga membatasi diri mana yang private dan yang boleh dibuka buat umum. Walaupun nih, di setiap dia menjawab komen-komen orang2 yang KEPO sama kehidupan pribadinya, si cewek ini menjawab dengan jawaban ngeles yang terlalu ramah. Sehingga update-an statusnya selalu ping-pong di bales lagi--di bales lagi. Ni cewek emang pinter ngeles juga sih, Tapi apa dia NGA MUAK BERSIKAP MANIS-MANIS terus????. Manusia nga semua sempurna lohhh, mbakyu... gw aja muak sama orang yang bersikap kayak gitu, gemes lebih tepatnya seh!. Apa lagi, yang berpura-pura demi menarik perhatian lawan jenis alias nga jadi diri sendiri. Diantara isi kepala dan watak yang berbeda-beda, hanya orang yang munafik yang paling gw benci. Biasanya sih gw mau deket-deket sama orang kayak gitu, cuma bisa bawa pengaruh buruk aja, cih! (pic : polyvore)